Aktivitas vulkanik Gunung Lewotobi Laki-laki di Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur, dilaporkan kembali menunjukkan peningkatan intensitas pada Senin (6/7/2026). Pos Pengamat Gunung Api (PGA) mencatat serangkaian erupsi yang terjadi sejak dini hari hingga pagi hari, menandakan status Siaga (Level III) yang masih terus berlangsung.
Berdasarkan laporan resmi petugas Pos PGA, Fransiskus Xaverius Masan, tercatat dua kali letusan signifikan antara pukul 00.00 hingga 06.00 Wita. Letusan tersebut menghasilkan kolom abu berwarna kelabu dengan ketinggian mencapai 500 hingga 1.000 meter. Puncak aktivitas kemudian berlanjut pada pukul 06.14 Wita, yang menyemburkan kolom abu tebal setinggi 800 meter ke arah utara dan timur laut.
Data seismogram menunjukkan amplitudo maksimum erupsi mencapai 47,3 mm dengan durasi letusan yang variatif. Secara visual, asap kawah terpantau memiliki tekanan lemah dengan intensitas tipis di sekitar puncak, namun ancaman material vulkanik tetap menjadi perhatian utama otoritas setempat.
Menanggapi situasi ini, pihak otoritas dengan tegas mengimbau masyarakat dan wisatawan untuk tidak melakukan aktivitas apapun dalam radius 5 kilometer dari pusat erupsi. Warga juga diminta untuk tetap tenang, mematuhi arahan pemerintah daerah, serta mengabaikan informasi yang tidak valid terkait perkembangan kondisi gunung demi keamanan bersama.