Gunung Anak Krakatau kembali menunjukkan aktivitas vulkanik yang signifikan setelah periode tenang sejak tahun 2024. Pada Kamis (2/7) pukul 14:05 WIB, gunung api yang terletak di Selat Sunda ini dilaporkan memuntahkan abu vulkanik hingga ketinggian 200 meter di atas puncak.

Peristiwa ini menandai kembalinya aktivitas erupsi gunung tersebut setelah sempat tidak menunjukkan gejala letusan dalam waktu yang cukup lama. Berdasarkan data pemantauan terkini, pihak berwenang telah resmi menetapkan status Gunung Anak Krakatau pada level II atau Waspada.

Masyarakat, nelayan, serta wisatawan diimbau untuk tetap tenang namun waspada, serta tidak mendekati radius yang telah ditentukan oleh otoritas vulkanologi demi menjamin keselamatan. Pemantauan intensif terus dilakukan untuk mengantisipasi perubahan aktivitas gunung lebih lanjut.