Dalam rangka memperingati perayaan perak kiprahnya di industri kreatif, Inter Model Management Jakarta secara resmi menggelar ajang Asian Ethnic Got Talent. Kompetisi ini menjadi panggung bagi talenta-talenta muda dari berbagai negara di Asia Tenggara, termasuk Indonesia, Malaysia, Singapura, Timor Leste, Filipina, Thailand, dan Brunei Darussalam, untuk berkompetisi dalam bidang modeling, olah vokal, dan seni tari.

Lebih dari sekadar perlombaan bakat, ajang ini mengusung misi pelestarian identitas kultural. Jefri Syaiful, selaku inisiator acara, menegaskan bahwa para peserta didorong untuk memamerkan kekayaan warisan budaya masing-masing negara melalui penampilan seni tradisional serta busana etnik, seperti batik, tenun, dan songket. Langkah ini bertujuan untuk meningkatkan apresiasi generasi muda terhadap khazanah budaya lokal di kancah internasional.

Kompetisi ini melibatkan jajaran juri dari berbagai negara untuk memastikan standar penilaian yang profesional dan lintas budaya. Tidak hanya memperebutkan gelar juara, para finalis mendapatkan peluang emas untuk merintis karier di industri hiburan. Hadiah yang disiapkan pun cukup variatif, mulai dari proyek rekaman lagu bagi pemenang kategori vokal, kesempatan menjadi model sampul majalah fashion, hingga akses casting di rumah produksi ternama.

Sebagai bentuk dukungan nyata bagi pengembangan karier peserta, penyelenggara juga memberikan wadah promosi melalui platform podcast dan sesi casting sinetron. Ke depannya, ajang ini diharapkan mampu terus berkembang dengan merangkul lebih banyak partisipasi dari negara-negara lain, sekaligus memperkuat jejaring kolaborasi industri kreatif di kawasan Asia Tenggara.