Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) secara resmi membantah kebenaran sebuah video yang sempat viral di media sosial. Video tersebut sempat diklaim sebagai rekaman terkini dari erupsi Gunung Anak Krakatau yang berlokasi di perairan Selat Sunda.

Dalam video berdurasi kurang dari satu menit tersebut, tampak dua orang yang merekam momen letusan gunung berapi disertai kilatan cahaya dari atas sebuah kapal. Tayangan tersebut memicu kekhawatiran luas setelah disebarkan berulang kali di berbagai platform digital dengan narasi bahwa peristiwa itu baru saja terjadi.

Menanggapi keresahan tersebut, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Geologi, Lana Saria, menyatakan bahwa pihaknya telah melakukan verifikasi teknis secara mendalam. Hasil dari investigasi tersebut memastikan bahwa rekaman visual yang beredar bukan merupakan dokumentasi dari aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau yang sebenarnya.

Pihak Badan Geologi mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan hanya merujuk pada informasi resmi yang dirilis melalui kanal komunikasi otoritas terkait. Langkah ini dilakukan guna mencegah penyebaran disinformasi lebih lanjut mengenai status aktivitas vulkanik di Indonesia.