Aktivitas vulkanik Gunung Lewotobi Laki-laki di Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), kembali berdampak pada sektor transportasi udara. Pada Senin (6/7/2026), maskapai Wings Air dan Nam Air terpaksa membatalkan jadwal penerbangan dari dan menuju Bandara Fransiskus Xaverius Seda, Maumere.

Pembatalan ini mencakup rute Maumere-Kupang yang sedianya dilayani Wings Air pada pukul 07.00 Wita dan Nam Air pada pukul 13.40 Wita. Meski maskapai memutuskan untuk tidak beroperasi, pihak otoritas Bandara Fransiskus Xaverius Seda menegaskan bahwa operasional bandara secara umum tetap berjalan normal.

Kepala Unit Penyelenggara Bandara, Partahian Panjaitan, menyatakan bahwa keputusan pembatalan rute sepenuhnya merupakan kewenangan pihak maskapai terkait kondisi teknis di lapangan. Dugaan kuat mengarah pada sebaran abu vulkanik akibat erupsi Gunung Lewotobi yang saat ini berada pada status Level III (Siaga).

Berdasarkan laporan Pos Pengamat Gunung Api (PGA) Lewotobi Laki-laki, gunung tersebut mencatat serangkaian erupsi sejak dini hari hingga pagi hari. Salah satu letusan signifikan terjadi pada pukul 06.14 Wita, yang menghasilkan kolom abu setinggi 800 meter di atas puncak dengan intensitas tebal yang condong ke arah utara dan timur laut.

Petugas Pos PGA, Fransiskus Xaverius Masan, mengonfirmasi bahwa aktivitas seismik menunjukkan adanya letusan dengan amplitudo maksimum mencapai 47,3 mm. Hingga saat ini, pihak otoritas terus memantau perkembangan aktivitas vulkanik guna memastikan keamanan jalur penerbangan di wilayah NTT tetap terjaga.