Pemerintah Kota Tanjungpinang melalui Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan KB (Dinkes PPKB) resmi meluncurkan program Cek Kesehatan Gratis (CKG) yang menyasar puluhan ribu pelajar secara serentak mulai Senin (3/8/2026). Langkah strategis ini diambil sebagai upaya preventif untuk memantau dan menjaga kondisi kesehatan generasi muda sejak dini.

Program pemeriksaan massal ini menargetkan sebanyak 49.343 siswa dari jenjang Sekolah Dasar (SD) hingga Sekolah Menengah Atas (SMA) sederajat, baik di sekolah negeri maupun swasta. Secara rinci, program CKG ini menjangkau 150 sekolah di Tanjungpinang, mencakup 85 SD sederajat dengan 24.487 siswa, 38 SMP sederajat dengan 12.058 siswa, serta 27 SMA sederajat dengan total 12.798 siswa.

Kepala Dinkes PPKB Kota Tanjungpinang, Rustam, mengungkapkan bahwa pemeriksaan menyasar anak-anak usia 7 hingga 17 tahun. Petugas medis dari seluruh Puskesmas setempat dikerahkan untuk mendeteksi berbagai potensi masalah kesehatan, seperti gangguan penglihatan, kesehatan telinga, gigi berlubang, gejala anemia, masalah pemenuhan gizi, hingga indikasi penyakit menular dan tidak menular. Pemeriksaan ini diharapkan dapat memastikan kondisi fisik dan mental siswa tetap prima agar mereka mampu mengikuti kegiatan belajar mengajar dengan maksimal.

Pada hari pertama pelaksanaan, Puskesmas Seijang terpantau telah memulai pemeriksaan di SD Negeri 001 Bukit Bestari. Selain pemeriksaan kesehatan umum, Dinkes PPKB juga menyinergikan kegiatan ini dengan program Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS), yang meliputi pemberian vaksin Measles Rubella (MR) bagi siswa kelas I SD dan vaksin Human Papillomavirus (HPV) untuk siswi kelas V SD.