Universitas Nusa Mandiri (UNM) semakin mengukuhkan posisinya sebagai Kampus Digital Bisnis dengan terus mendorong akselerasi budaya riset di kalangan mahasiswa. Langkah konkret ini diwujudkan melalui penyelenggaraan webinar bertajuk “Menulis Artikel Ilmiah Publikasi Jurnal Internasional Bereputasi” yang diikuti oleh para mahasiswa Program Studi Sistem Informasi pada Sabtu (11/7).

Dalam sesi berbagi ilmu tersebut, akademisi sekaligus praktisi publikasi produktif, Sri Hadianti, hadir sebagai narasumber utama. Sri, yang berpengalaman sebagai reviewer di berbagai jurnal internasional bereputasi, menekankan bahwa kunci keberhasilan publikasi global bukan sekadar terletak pada kualitas penelitian, melainkan juga pada ketelitian penulis dalam menyusun naskah sistematis serta pemilihan jurnal yang tepat sesuai dengan ruang lingkup riset.

Ketua Program Studi Sistem Informasi UNM, Dr. Sukmawati Anggraeni Putri, menegaskan bahwa kemampuan menulis artikel ilmiah merupakan kompetensi krusial yang wajib dikuasai mahasiswa di tengah kompetisi akademik yang semakin ketat. Menurutnya, publikasi ilmiah bukan sekadar pemenuhan tugas perkuliahan, melainkan bukti nyata kontribusi intelektual mahasiswa terhadap perkembangan ilmu pengetahuan di kancah global.

Lebih lanjut, pihak program studi berkomitmen untuk terus menghadirkan ekosistem akademik yang mendukung kapasitas riset, mulai dari pelatihan metodologi hingga kolaborasi penelitian antara mahasiswa, dosen, dan mitra industri. Upaya ini dilakukan agar lulusan UNM tidak hanya mahir dalam bidang teknologi informasi, tetapi juga memiliki daya saing tinggi sebagai peneliti yang inovatif.

Kegiatan yang dipandu oleh dosen Rani Irma Handayani tersebut berlangsung interaktif dengan pembahasan mendalam mengenai cara menghindari penolakan naskah (desk rejection) hingga strategi profesional dalam menanggapi masukan dari reviewer. Inisiatif ini diharapkan mampu meningkatkan jumlah publikasi ilmiah mahasiswa UNM di jurnal-jurnal internasional bereputasi, sekaligus memperkuat daya saing riset Indonesia di dunia internasional.