Universitas Samudra (Unsam) mengambil langkah konkret dalam memperkuat sektor agribisnis Aceh melalui kerja sama strategis dengan PT Razma Agro Jayana. Sinergi yang diformalkan melalui penandatanganan Memorandum of Agreement (MoA) di Banda Aceh ini bertujuan untuk mengintegrasikan keahlian akademik kampus dengan kebutuhan nyata di industri minyak atsiri.
Dalam kolaborasi ini, Unsam memposisikan diri sebagai inkubator bisnis yang menyediakan pendampingan teknis intensif bagi petani mitra. Fokus utama pendampingan meliputi penguasaan metode budidaya modern, manajemen pascapanen yang sesuai standar industri, hingga penerapan teknologi agronomi untuk menghasilkan minyak nilam (patchouli oil) dengan kualitas ekspor.
Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Kerja Sama, dan Hubungan Masyarakat Unsam, Dr. Ir. Nasruddin, S.T., M.T., menegaskan bahwa langkah ini merupakan wujud hilirisasi riset untuk mendukung ekonomi daerah. Melalui transfer teknologi dan supervisi lapangan, diharapkan para petani dapat meningkatkan produktivitas sekaligus memenuhi standar rantai pasok yang ditetapkan oleh perusahaan manufaktur.
PT Razma Agro Jayana sendiri dikenal melalui sistem pengembangan nilam berkelanjutan bertajuk 'Razma D-Clone'. Keterlibatan Unsam melalui program ini diharapkan dapat mengoptimalkan seluruh rantai nilai komoditas nilam, mulai dari tingkat petani hingga pengembangan model UMKM berbasis klaster yang lebih kompetitif di kancah nasional maupun internasional.
Kolaborasi ini tidak hanya bertujuan meningkatkan nilai tambah produk, tetapi juga menjadi bukti nyata implementasi tridarma perguruan tinggi. Dengan menggabungkan inovasi akademik dan praktik industri, Unsam berupaya membangun ekosistem pertanian yang berkelanjutan demi meningkatkan kesejahteraan petani di wilayah Aceh.