Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Kabupaten Bulungan, PT Bulungan Persada Mandiri (BPM), secara resmi memaparkan rencana bisnis pengembangan produk Air Minum Dalam Kemasan (AMDK) bermerek Kayanku. Pertemuan strategis ini berlangsung di Ruang Rapat Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Bulungan, Tanjung Selor, pada Jumat (24/7).
Pemaparan peta jalan (roadmap) ini dilakukan sebagai langkah nyata PT BPM dalam memaksimalkan potensi sumber daya lokal. Melalui strategi bisnis yang komprehensif, perusahaan pelat merah daerah tersebut menargetkan penguatan posisi produk, baik di tingkat pasar lokal maupun regional dalam jangka pendek hingga panjang.
Direktur Utama PT BPM, Heru Rachmady, menjelaskan bahwa fokus utama perusahaan saat ini adalah meningkatkan kapasitas produksi secara bertahap demi menjawab kebutuhan pasar yang terus tumbuh. Selain meningkatkan kuantitas, pihaknya juga memastikan kontrol kualitas yang ketat agar produk memenuhi standar kesehatan nasional.
Untuk memperluas daya jangkau pasar, PT BPM berkomitmen membangun kemitraan erat dengan berbagai distributor lokal. Langkah ini dinilai krusial guna meningkatkan daya saing merek Kayanku di tengah ketatnya persaingan industri air minum kemasan saat ini.
Bupati Bulungan, Syarwani, menyambut positif kesiapan PT BPM. Ia berharap kehadiran AMDK Kayanku tidak hanya menjadi sekadar komoditas komersial, melainkan mampu menjadi produk unggulan kebanggaan daerah yang memberikan dampak ekonomi nyata bagi kesejahteraan masyarakat Bulungan.