Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Gunung Mas memberikan imbauan tegas kepada masyarakat agar tidak mengendurkan semangat dalam menyampaikan aspirasi pembangunan. Meskipun realitas keuangan daerah saat ini sedang menghadapi kendala keterbatasan anggaran, partisipasi aktif warga dalam forum Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tetap menjadi instrumen krusial bagi kemajuan wilayah.

Anggota DPRD Gunung Mas, Endra, menyatakan bahwa Musrenbang merupakan kanal resmi dan strategis untuk menyinkronkan kebutuhan riil warga dengan kebijakan pemerintah. Sektor-sektor vital seperti pembenahan infrastruktur jalan, pembangunan fasilitas pendidikan, hingga penguatan sarana kesehatan, harus dipastikan masuk dalam daftar prioritas pembangunan daerah melalui mekanisme ini.

“Pemerintah daerah tidak akan mengetahui titik urgensi kebutuhan jika masyarakat tidak menyuarakannya. Oleh karena itu, Musrenbang harus dimanfaatkan secara optimal oleh warga di tingkat desa hingga kecamatan sebagai ajang menyampaikan aspirasi secara formal,” ujar Endra saat diwawancarai pada Rabu (8/7).

Politikus PDI Perjuangan ini menyadari bahwa tidak seluruh usulan pembangunan bisa direalisasikan secara instan karena kapasitas fiskal yang terbatas. Namun, ia menekankan bahwa kendala tersebut seharusnya tidak dijadikan alasan bagi pemerintah untuk mengabaikan kebutuhan masyarakat secara berkelanjutan.

Endra turut mendesak agar pemerintah daerah bersama jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dapat menyusun sistem perencanaan yang lebih tajam dan akurat dalam menyaring usulan masyarakat. Hal ini diperlukan agar program pembangunan yang mendesak dapat didahulukan, sementara kebutuhan jangka panjang tetap terjaga dalam peta perencanaan yang terukur dan berkesinambungan.