Komisi IV DPRD Kota Samarinda tengah mendorong Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) untuk melakukan optimalisasi pengelolaan aset-aset olahraga milik pemerintah. Langkah strategis ini dinilai krusial guna meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) sekaligus menghidupkan ekosistem ekonomi di Samarinda melalui berbagai kegiatan olahraga.

Ketua Komisi IV DPRD Samarinda, Mohammad Novan Syahronny Pasie, menekankan bahwa investasi pada sarana dan prasarana olahraga adalah kunci. Menurutnya, dengan fasilitas yang representatif, pemerintah dapat menarik minat penyelenggaraan ajang olahraga skala regional maupun nasional. Hal tersebut diyakini akan menciptakan efek domino positif bagi sektor perhotelan, kuliner, hingga pemberdayaan UMKM lokal.

Novan memaparkan bahwa target PAD dari sektor yang dikelola UPTD Disporapar pada tahun 2026 dipatok sebesar Rp1,6 miliar. Hingga pertengahan tahun ini, realisasi pendapatan tercatat telah mencapai Rp757 juta, yang berasal dari retribusi berbagai aset, termasuk pengelolaan parkir di GOR Segiri. Pihak legislatif optimistis target tahunan tersebut dapat tercapai, meskipun masih terdapat kendala keterbatasan anggaran dalam pemeliharaan fasilitas.

Selain fokus pada pendapatan, Komisi IV juga memberikan perhatian khusus pada persiapan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kalimantan Timur yang akan dihelat pada November 2026. Penambahan anggaran untuk program pembinaan atlet dan persiapan kontingen menjadi salah satu poin prioritas yang akan dibahas dalam penyesuaian APBD mendatang demi memastikan prestasi olahraga Samarinda tetap terjaga.