Estafet kepemimpinan di Rumah Sakit (RS) Muhammadiyah Ahmad Dahlan Kota Kediri resmi bergulir. Wali Kota Kediri, Vinanda Prameswati, menghadiri langsung upacara pelantikan dan serah terima jabatan Direktur RS Muhammadiyah Ahmad Dahlan untuk periode 2026–2030 yang berlangsung pada Minggu (2/8/2026). Dalam prosesi tersebut, drg. Opy Ellafrina resmi mengemban amanah baru menggantikan direktur sebelumnya, dr. Zainul Arifin.

Dalam sambutannya, Wali Kota Vinanda menyampaikan apresiasi yang mendalam atas dedikasi dr. Zainul Arifin yang telah memimpin rumah sakit dengan baik selama masa baktinya. Ia juga memberikan ucapan selamat bertugas kepada drg. Opy Ellafrina, seraya berharap kepemimpinan baru ini dapat membawa perubahan positif dan progresif bagi mutu layanan kesehatan di Kota Kediri.

Vinanda menekankan bahwa esensi utama dari layanan kesehatan tidak hanya terletak pada kemegahan infrastruktur fisik atau kecanggihan peralatan medis semata, melainkan pada aspek kemanusiaan. Menurutnya, sikap ramah, kepedulian, dan empati dari seluruh tenaga medis saat melayani pasien merupakan kunci utama yang menentukan kualitas sebuah rumah sakit. Nilai-nilai inilah yang menjadi ciri khas dakwah kemanusiaan Muhammadiyah melalui sektor kesehatan.

Lebih lanjut, tantangan dunia kesehatan modern saat ini dinilai kian kompleks seiring cepatnya perkembangan teknologi dan dinamisnya pola penyebaran penyakit. Oleh karena itu, Vinanda mendorong jajaran manajemen RS Muhammadiyah Ahmad Dahlan di bawah nakhoda baru untuk senantiasa adaptif, melahirkan inovasi baru, tanpa sedikit pun mengesampingkan sisi humanis dalam melayani masyarakat.

Menutup arahannya, Wali Kota Kediri mengajak seluruh pemangku kepentingan, mulai dari institusi kesehatan, akademisi, hingga dunia usaha, untuk memperkuat kolaborasi demi mewujudkan visi pembangunan Kota Kediri yang sehat dan mandiri (MAPAN). Upacara pelantikan ini turut dihadiri oleh jajaran Forkopimda Kota Kediri, pimpinan wilayah dan daerah Muhammadiyah Jawa Timur, serta tokoh masyarakat setempat.