Dua atlet panahan muda asal Kabupaten Gresik sukses mengukir prestasi gemilang dalam Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Panahan Jawa Timur untuk kelompok usia 15 tahun. Keberhasilan ini membawa Mayyaza Humaira A. dan Aprilia Dara Cantika melangkah ke panggung yang lebih prestisius, yakni Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Panahan Junior 2026.

Mayyaza Humaira A., siswi SMP Muhammadiyah 12 GKB, berhasil membawa pulang medali perak, sementara Aprilia Dara Cantika dari SMP Negeri 1 Gresik meraih medali perunggu. Keduanya merupakan atlet binaan di bawah naungan Petrokimia Gresik yang secara intensif ditempa untuk mengasah kemampuan teknis dan mentalitas bertanding di cabang olahraga panahan.

Tiket menuju Kejurnas Panahan Junior 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada 21–29 Juli 2026 di Supersoccer Arena, Kudus, menjadi bukti nyata kualitas pembinaan atlet di Gresik. Ajang tingkat nasional ini diharapkan dapat menjadi tolak ukur bagi para atlet muda sekaligus persiapan menuju Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) X Jawa Timur mendatang.

Ketua Perpani Gresik, Ari Primantara, mengapresiasi kerja keras seluruh elemen yang terlibat. Meski kepengurusan cabang olahraga panahan di Gresik tergolong baru, yakni sekitar dua tahun, ia optimis bahwa konsistensi latihan yang diterapkan mampu melahirkan bibit-bibit unggul yang kompetitif di kancah nasional.

Senada dengan hal tersebut, Wakil Bupati Gresik, dr. Asluchul Alif, menekankan pentingnya peran olahraga dalam pembentukan karakter generasi muda. Ia berharap pembinaan atlet tidak hanya berorientasi pada perolehan medali, tetapi juga sebagai wadah edukasi positif bagi remaja agar terhindar dari pergaulan yang menyimpang.

Pemerintah Kabupaten Gresik berkomitmen untuk terus mendukung pengembangan olahraga prestasi. Pihaknya mendorong Perpani Gresik untuk memperbanyak kompetisi lokal guna menjaring lebih banyak bibit atlet potensial, sehingga panahan dapat menjadi salah satu cabang olahraga unggulan yang membanggakan daerah di masa depan.