Pemerintah Kabupaten Badung terus menunjukkan komitmennya dalam menjaga kelestarian adat, agama, dan seni budaya lokal. Hal ini terlihat saat Ketua Wanita Hindu Dharma Indonesia (WHDI) Kabupaten Badung, Nyonya Yunita Alit Sucipta, menghadiri langsung rangkaian upacara (karya) Melaspas dan Mecaru Pedudusan Alit di Pura Gunung Sari, Banjar Tanggayuda, Desa Bongkasa, Kecamatan Abiansemal, Badung, pada Jumat (17/7/2026).
Dalam kunjungannya, Nyonya Yunita memberikan apresiasi yang tinggi terhadap semangat gotong royong dan kebersamaan yang ditunjukkan oleh krama Desa Bongkasa dalam menyukseskan karya suci tersebut. Ia berharap rangkaian upacara keagamaan ini dapat berjalan lancar serta mendatangkan berkah kedamaian, kemakmuran, dan keharmonisan bagi seluruh masyarakat.
Sebagai bentuk kontribusi nyata terhadap keberlangsungan sarana spiritual masyarakat, Pemerintah Kabupaten Badung menyerahkan bantuan dana hibah sebesar Rp300 juta. Stimulus finansial ini dialokasikan secara khusus untuk menunjang kelancaran operasional serta pembiayaan seluruh rangkaian prosesi upacara di pura tersebut.
Manggala Karya Pura Gunung Sari, I Wayan Sunarta, menyampaikan rasa syukur yang mendalam atas perhatian konsisten dari pemerintah daerah. Pura yang disungsung oleh 19 Kepala Keluarga (KK) ini sebelumnya telah menerima dana BKK APBD Badung senilai Rp1,1 miliar untuk pemugaran fisik, yang kini disempurnakan dengan bantuan upacara keagamaan.
Prosesi sakral ini juga dihadiri oleh perwakilan Dinas Kebudayaan Kabupaten Badung, Plt. Camat Abiansemal beserta unsur Tripika, Perbekel Desa Bongkasa, tokoh adat puri dan griya, serta generasi muda (yowana) setempat.