Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Alauddin Makassar kembali mempertegas peran akademisnya melalui program International Community Service yang diselenggarakan di Somba Opu, Kabupaten Gowa, Kamis (2/7/2026). Kegiatan ini menjadi wadah kolaborasi lintas disiplin ilmu dengan fokus utama pada penguatan literasi keuangan syariah, pendidikan keluarga, dan budaya membaca sebagai instrumen pengentasan kemiskinan yang sejalan dengan tujuan pembangunan berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs).

Dekan FEBI UIN Alauddin, Prof. Dr. Amiruddin K., M.E.I., dalam sambutannya menekankan pentingnya pergeseran paradigma dalam pengabdian masyarakat. Ia menyatakan bahwa di tengah dinamika era digital, pendekatan konvensional tidak lagi memadai. Masyarakat kini membutuhkan solusi komprehensif yang memadukan keilmuan modern dengan nilai-nilai Islam untuk menciptakan kesejahteraan yang berkelanjutan.

Acara ini menghadirkan akademisi dari Adelaide University, Dr. Faisal Abdullah, MBA., Ph.D., yang menggarisbawahi bahwa keluarga merupakan fondasi paling dasar dalam masyarakat. Menurutnya, pendidikan keluarga yang berbasis pada etika menjadi modal sosial krusial agar masyarakat lebih adaptif menghadapi tantangan global yang semakin kompleks.

Sejalan dengan hal tersebut, Ketua Program Studi Akuntansi Syariah, Dr. Lince Bulutoding, S.E., M.Si., Ak., memaparkan konsep literasi keuangan keluarga yang sehat dan bertanggung jawab. Ia menjelaskan bahwa pengelolaan keuangan berbasis syariah bukan sekadar teknis pembukuan, melainkan upaya menciptakan kemandirian ekonomi keluarga yang selaras dengan prinsip-prinsip syariah.

Kegiatan ini ditutup dengan diskusi interaktif yang dipandu oleh Dr. Andi Wawo, S.E., M.Sc., Ak., yang melibatkan pakar Dr. Rusdi Prayoga, S.E., M.M. Melalui inisiatif ini, FEBI UIN Alauddin Makassar berharap dapat terus berkontribusi nyata dalam memperkuat kapasitas masyarakat lokal melalui integrasi riset, nilai-nilai religi, dan jejaring internasional yang berkelanjutan.