Gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa, menaruh harapan besar terhadap Persatuan Wanita Olahraga Seluruh Indonesia (Perwosi) Provinsi Maluku dalam mendongkrak prestasi atlet perempuan di wilayah tersebut. Hal ini disampaikan dalam prosesi pelantikan dan pengukuhan pengurus Perwosi periode 2025–2030 yang dipimpin oleh Ketua KONI Maluku, Sam Latuconsina, di Ambon, Senin (6/7/2026).
Dalam arahannya, Gubernur Hendrik menegaskan bahwa pelantikan ini bukan sekadar rutinitas formalitas. Ia meminta pengurus baru untuk segera melakukan konsolidasi organisasi yang solid guna memastikan program pembinaan atlet berjalan secara konsisten dan terukur. Menurutnya, keberhasilan sektor olahraga tidak bisa diraih secara parsial, melainkan membutuhkan kolaborasi lintas sektor antara pemerintah, akademisi, dunia usaha, hingga peran media massa.
Mengambil inspirasi dari pencapaian atlet atletik Maluku, seperti Gischa Imanuela Saimima yang kerap menorehkan prestasi emas di tingkat nasional, Gubernur meyakini bahwa potensi atlet perempuan di Maluku sangat besar. Ia menekankan bahwa dukungan pembinaan yang terarah menjadi kunci utama untuk mengubah potensi tersebut menjadi prestasi nyata yang membanggakan daerah di kancah nasional maupun internasional.
Lebih jauh, Hendrik memandang olahraga sebagai instrumen vital dalam pemberdayaan sumber daya manusia. Selain aspek kompetitif, ia mendorong Perwosi untuk aktif mengampanyekan gaya hidup sehat agar perempuan Maluku memiliki ketahanan fisik, kesehatan mental, serta kepercayaan diri yang lebih baik.
Sebagai langkah strategis, Gubernur berharap Perwosi Maluku mampu memperluas jangkauan pembinaan hingga ke seluruh kabupaten dan kota di provinsi tersebut. Dengan ekosistem olahraga yang mandiri dan berkelanjutan, ia optimistis organisasi ini akan menjadi mitra pemerintah yang efektif dalam membentuk generasi perempuan Maluku yang unggul dan berdaya saing tinggi.