Gunung Api Karangetang yang terletak di Pulau Siau, Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro), Sulawesi Utara, dilaporkan mengalami erupsi eksplosif cukup kuat pada Minggu malam sekitar pukul 19.14 WITA. Letusan ini memicu lontaran material dan lava pijar ke area sekitar kawah utama gunung tersebut.

Ketua Pos Pengamatan Gunung Api (PGA) Karangetang, Yudia P. Tatipang, mengonfirmasi bahwa guguran material panas tersebut memicu kebakaran vegetasi berupa alang-alang di lereng atas. Efek visual dari kobaran api yang membakar semak tersebut kemudian terpantul ke awan, sehingga menimbulkan kesan visual kobaran api yang sangat besar dari kejauhan.

Menurut Yudia, arah luncuran dari letusan eksplosif ini cenderung mengarah ke sektor utara. Kendati demikian, pihak PGA memperkirakan jangkauan lontaran material pijar tersebut masih berada di zona aman dan belum mengancam wilayah permukiman warga di kaki gunung.

Sebagai langkah antisipasi, petugas pos pengamatan terus bersiaga dan melakukan pemantauan intensif di lapangan guna mendeteksi potensi adanya aliran lava pijar susulan. Saat ini, status aktivitas vulkanik Gunung Karangetang masih ditetapkan pada Level II (Siaga).

Pihak otoritas mengimbau masyarakat setempat serta para wisatawan untuk tetap tenang dan mematuhi seluruh rekomendasi keselamatan yang telah dikeluarkan guna menghindari risiko bahaya dari aktivitas vulkanik yang dinamis ini.