Mayapada Hospital Bandung (MHBD) secara resmi meluncurkan fasilitas Pediatric Center, sebuah pusat layanan kesehatan anak terpadu yang dirancang ramah anak dan komprehensif. Peresmian yang dikemas dalam acara bertajuk "Cheer & Care Day: Celebrating Children's Day, Elevating Pediatric Care" ini bertepatan dengan momentum peringatan Hari Anak nasional. Langkah ini menjadi wujud nyata komitmen rumah sakit dalam meningkatkan standar kenyamanan pasien anak beserta keluarganya.
Layanan teranyar ini mengintegrasikan seluruh kebutuhan medis anak dalam satu ekosistem, mulai dari pemantauan tumbuh kembang, deteksi dini, penanganan spesialistik, hingga unit darurat khusus. MHBD menempatkan ruang rawat inap khusus anak (Pediatric Ward) dalam satu lantai yang terkoordinasi dengan layanan darurat Pediatric Emergency 24/7. Penataan ini sengaja dirancang untuk mempermudah akses penanganan medis darurat sekaligus meminimalkan kecemasan pada pasien anak.
Direktur Mayapada Hospital Bandung, dr. Irwan Susanto Hermawan, MM, menegaskan bahwa kehadiran Pediatric Center ditopang oleh kesiapan tim medis lintas disiplin. Fasilitas ini didukung oleh 11 dokter spesialis dan subspesialis anak, serta dilengkapi Klinik Tumbuh Kembang Anak dan Klinik Neurobehavior. Inovasi ini diharapkan menjadi solusi satu atap (one-stop solution) yang membantu para orang tua memantau dan mengintervensi masalah tumbuh kembang anak sejak dini.
Dari sisi cakupan klinis, fasilitas ini melayani berbagai bidang seperti gangguan saluran cerna, saraf, alergi-imunologi, kanker anak, kelainan darah, hingga neonatologi. Selain itu, aspek penunjang seperti ortopedi pediatrik, radiologi anak, hingga bedah urogenital juga turut disediakan. Demi meningkatkan kenyamanan fisik anak saat tindakan medis, rumah sakit ini juga memanfaatkan teknologi canggih seperti Vein Finder untuk mempermudah pencarian pembuluh darah saat pemasangan infus.
Pentingnya deteksi dini turut ditekankan oleh dr. Stephanie Supriadi, Sp.A, yang mengimbau para orang tua agar lebih peka terhadap perubahan fisik dan perilaku anak. Sementara itu, dr. Eddy Fadlayana, Sp.A(K), M.Kes, mengingatkan bahwa lima tahun pertama anak merupakan masa keemasan (golden period). Melalui pemantauan berkala di klinik terpadu ini, potensi hambatan tumbuh kembang anak dapat diidentifikasi dan diintervensi secara optimal demi masa depan mereka.