Indeks Bisnis-27 kembali menunjukkan performa impresif pada penutupan perdagangan Jumat (3/7/2026). Indeks hasil kolaborasi dengan Harian Bisnis Indonesia ini berhasil mencatatkan kenaikan sebesar 2,83 persen, menempatkannya di level 401,19. Capaian ini menandai tren penguatan yang konsisten selama tiga hari berturut-turut sejak Rabu (1/7/2026).

Dominasi sentimen positif terlihat dari pergerakan 24 saham konstituen yang ditutup di zona hijau, sementara hanya dua saham yang mengalami koreksi dan satu saham lainnya tetap stabil. Secara keseluruhan, pasar mencatatkan volume transaksi sebesar 3,71 miliar saham dengan total nilai mencapai Rp4,31 triliun, yang sekaligus mendongkrak kapitalisasi pasar Indeks Bisnis-27 menjadi Rp3.026 triliun.

Kinerja positif ini sejalan dengan tren penguatan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang menguat 2,28 persen ke posisi 5.875,78. Penguatan ini didorong secara signifikan oleh saham-saham perbankan berkapitalisasi pasar besar (big banks), seperti BBCA yang naik 4,31 persen, BMRI 2,82 persen, dan BBNI 2,52 persen.

Selain sektor perbankan, riset Mirae Asset Sekuritas menyoroti pengaruh data non-farm payroll (NFP) Amerika Serikat yang cenderung lemah. Kondisi ini memicu lonjakan harga emas dunia, yang berdampak langsung pada kenaikan saham-saham terkait, termasuk ANTM yang melonjak 6,16 persen dan ARCI yang menguat tajam sebesar 10,27 persen.

Perlu ditegaskan bahwa sajian berita ini bersifat informatif dan bukan merupakan ajakan untuk membeli atau menjual instrumen investasi tertentu. Seluruh keputusan penempatan modal sepenuhnya merupakan tanggung jawab investor berdasarkan analisis pribadi.