Kejuaraan sepatu roda Jatim Open yang memperebutkan Piala Gubernur Jawa Timur 2026 resmi digelar di lintasan sepatu roda Stadion Kanjuruhan, Kepanjen, Malang. Ajang yang dijadwalkan dibuka langsung oleh Gubernur Jawa Timur ini mencatatkan tonggak sejarah baru dalam dunia olahraga nasional melalui penerapan teknologi manajemen pertandingan berbasis web yang mutakhir.
Ketua Persatuan Olahraga Sepatu Roda Seluruh Indonesia (Perserosi) Kabupaten Malang, Priyo Sudibyo, mengungkapkan bahwa inovasi sistem pencatatan waktu yang diadopsi dari teknologi balap sepeda ini dirancang untuk menjamin transparansi dan fairplay. Sistem ini mampu mendeteksi selisih waktu hingga milimeter terkecil di garis finis secara akurat dan real-time.
Lebih jauh, platform berbasis web ini mengintegrasikan seluruh tahapan kompetisi, mulai dari proses pendaftaran hingga penyajian papan klasemen yang dapat diakses secara instan oleh publik. Bahkan, kualitas siaran pertandingan kini ditingkatkan dengan standar visual dinamis layaknya tayangan MotoGP, demi memberikan pengalaman menonton yang lebih informatif bagi masyarakat.
Antusiasme peserta tercatat sangat tinggi dengan total 2.436 atlet dari 133 tim di seluruh penjuru Indonesia. Mereka akan berlaga dalam 26 nomor perlombaan yang mencakup lima disiplin utama, yakni speed, freestyle, RX, skateboard, dan agresif, yang tersebar di beberapa lokasi di Kabupaten Malang.
Selain aspek kompetisi, perhelatan ini juga menjadi motor penggerak ekonomi lokal dengan pelibatan 53 stan UMKM di sekitar lokasi acara. Priyo menekankan bahwa kesuksesan penerapan teknologi dalam ajang ini diharapkan dapat menjadi prototipe yang akan diadopsi pada gelaran PON serta ajang internasional seperti SEA Games di masa depan.