An Phat Science and Technology Co., Ltd. mencatatkan pencapaian signifikan dalam upaya hilirisasi produk pertanian melalui penerapan teknologi pengolahan tingkat lanjut. Sejak akhir 2024, perusahaan yang berbasis di Komune Viet Xuyen ini sukses mengembangkan lini produk teh instan dan teh celup berbasis kecambah padi muda serta centella asiatica. Proyek tingkat provinsi ini dirancang untuk mendongkrak nilai ekonomi bahan baku lokal sekaligus menyerap tenaga kerja setempat.
Direktur An Phat Science, Le Van An, mengungkapkan bahwa tantangan terbesar dalam pengembangan produk ini adalah menjaga integritas nutrisi, warna, serta rasa alami bahan baku selama proses produksi. Untuk mengatasi hal tersebut, perusahaan beralih dari metode pengeringan konvensional ke teknologi pompa panas bersuhu terkontrol (50-55 derajat Celcius). Inovasi ini memastikan komponen aktif yang sensitif terhadap panas tetap terjaga kualitasnya sebelum diproses lebih lanjut.
Untuk varian teh instan, perusahaan menerapkan teknik ekstraksi dan sentrifugasi yang lebih kompleks. Melalui proses pengeringan semprot (spray drying) dan penambahan maltodekstrin, produk akhir berhasil memiliki tingkat kelarutan tinggi tanpa menghilangkan karakteristik nabati aslinya. Seluruh rangkaian proses telah melalui uji laboratorium ketat, mencakup pemantauan mikrobiologi hingga analisis nutrisi seperti kandungan vitamin dan asam lemak esensial.
Selain fokus pada riset teknis, perusahaan juga telah menempuh langkah komersialisasi strategis. Dengan perlindungan merek dagang yang telah disahkan oleh Kantor Kekayaan Intelektual, An Phat Science kini tengah menyusun strategi pemasaran luas, mulai dari jaringan ritel produk pertanian bersih hingga ekspansi ke berbagai platform e-commerce.
Keberhasilan ini diapresiasi oleh Departemen Manajemen Sains setempat sebagai bukti nyata keberhasilan alih teknologi. Kemampuan bisnis dalam menguasai rantai produksi ini dianggap sebagai fondasi penting bagi daerah dalam mewujudkan industri pengolahan pangan berbasis inovasi. Ke depan, perusahaan berencana mengembangkan area budidaya mandiri, termasuk model hidroponik, guna menjamin keberlanjutan pasokan bahan baku berkualitas tinggi bagi produk-produk masa depan.