Penerapan berbagai inovasi teknologi pada perhelatan Piala Dunia 2026 mendapatkan apresiasi positif dari kalangan praktisi olahraga, khususnya di wilayah Nusa Tenggara Barat. Salah satu tokoh olahraga NTB, H. Andy Hadianto, menilai langkah FIFA dalam mengintegrasikan sistem digital merupakan lompatan besar untuk memastikan keadilan bagi setiap tim yang bertanding.

Andy menyoroti sejumlah instrumen canggih seperti Video Assistant Referee (VAR), sensor chip pada bola, hingga sistem analisis strategi berbasis komputasi. Menurutnya, kehadiran perangkat-perangkat tersebut menjadi bukti bahwa sepak bola modern kini semakin menjunjung tinggi objektivitas dan akurasi dalam pengambilan keputusan di atas lapangan hijau.

Lebih lanjut, Andy menekankan bahwa penggunaan teknologi tersebut harus dipandang sebagai alat bantu untuk meminimalkan potensi kesalahan manusia (human error). Ia berpendapat bahwa selama tujuan utama dari inovasi ini adalah menjaga integritas kompetisi, maka seluruh elemen masyarakat olahraga sudah semestinya memberikan dukungan penuh.

Di akhir pernyataannya, Andy menegaskan bahwa esensi utama dari kemajuan teknologi dalam sepak bola adalah menciptakan ruang bagi permainan yang lebih jujur dan adil. Baginya, komitmen terhadap fair play merupakan prioritas utama yang harus dijaga agar marwah olahraga tetap terjaga di tengah pesatnya perkembangan zaman.