Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SMK Bintara Batang, Kabupaten Batang, tahun ini menghadirkan nuansa berbeda. Alih-alih hanya berfokus pada pengenalan tata tertib, sekolah memilih untuk menonjolkan capaian prestasi siswa sebagai inspirasi bagi para peserta didik baru tahun ajaran 2026/2027.

Kegiatan ini menjadi momentum bagi sekolah untuk memperkenalkan berbagai wadah pengembangan bakat, terutama melalui ekstrakurikuler bela diri seperti karate, kickboxing, dan pencak silat. Guru SMK Bintara Batang, Anna, menyatakan bahwa langkah ini bertujuan untuk membangun rasa percaya diri serta semangat berkompetisi sejak hari pertama siswa menginjakkan kaki di sekolah.

Deretan prestasi yang dipamerkan mencakup kesuksesan atlet karate, Radit Bagus Putranto dan Denis Rizki Purnama, yang berhasil naik podium pada Batik Karate Cup 2. Selain itu, cabang kickboxing juga unjuk gigi melalui pencapaian Muhammad Wahyu Adi Pratama dan Ananda Prasetyo di ajang Bras-Bres Boxing, serta prestasi Muhammad Disam Mustofa di kejuaraan pencak silat Musyafa Open Championship 2.

Official tim kickboxing, Abbas, menegaskan bahwa keterlibatan siswa dalam kompetisi olahraga bukan sekadar mengejar piala. Ajang tersebut merupakan ruang positif bagi generasi muda untuk menyalurkan energi secara konstruktif, sekaligus membentuk karakter yang tangguh dan menjauhkan mereka dari berbagai perilaku negatif di lingkungan sosial.

Melalui pendekatan yang edukatif dan inspiratif ini, pihak sekolah berharap siswa baru dapat lebih cepat beradaptasi dengan lingkungan akademik maupun nonakademik. Harapannya, para siswa tidak hanya fokus pada kurikulum di kelas, tetapi juga aktif mengeksplorasi potensi diri demi mengukir prestasi yang membanggakan sekolah di masa depan.