Institut Teknologi Pos dan Telekomunikasi (PTIT) secara resmi telah menetapkan ambang batas kualitas masuk atau skor minimum untuk tahun akademik 2026. Berdasarkan pengumuman yang dirilis pada 7 Juli, kampus yang berlokasi di wilayah Utara (Hanoi) menetapkan skor batas sebesar 20 poin, sementara untuk kampus di wilayah Selatan (Ho Chi Minh City) menetapkan angka 16,5 poin. Ambang batas tersebut telah mencakup poin prioritas bagi kandidat maupun wilayah yang memenuhi kriteria spesifik.

Pihak akademi menyatakan bahwa untuk program-program khusus, seperti program magister unggulan serta bidang sirkuit terpadu semikonduktor, detail skor minimum akan segera diumumkan setelah pihak institut menerima arahan lebih lanjut dari Kementerian Pendidikan dan Pelatihan. Untuk jalur penerimaan lainnya, nilai yang digunakan akan dikonversi sesuai dengan tabel standar yang telah diselaraskan dengan peraturan kementerian yang berlaku.

Tahun ini, PTIT menargetkan untuk menerima total 8.000 mahasiswa baru yang tersebar di dua kampus utamanya. Proses seleksi dilakukan melalui lima metode komprehensif, yakni penerimaan berbasis bakat, sertifikasi internasional, ujian tes kemampuan berpikir, nilai ujian kelulusan SMA, serta kombinasi antara sertifikat bahasa Inggris dengan transkrip akademik.

Sebagai informasi tambahan bagi calon mahasiswa, sebagai perbandingan, ambang batas masuk PTIT pada tahun 2025 berada pada rentang 21 hingga 26,21 poin dari total 30 poin. Sementara itu, struktur biaya kuliah di institut ini bervariasi tergantung program studi yang dipilih, dengan kisaran antara 29,6 juta hingga 62,5 juta VND untuk program reguler hingga program kerja sama internasional.