Direktur Utama PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk (SIDO), Irwan Hidayat, kembali menunjukkan komitmennya terhadap perusahaan dengan menambah kepemilikan saham. Berdasarkan laporan keterbukaan informasi, transaksi pembelian sebanyak 1 juta lembar saham tersebut dieksekusi pada 29 Mei 2026 dengan harga Rp396 per lembar, sehingga nilai total transaksi mencapai Rp396 juta.

Keterangan resmi dari manajemen perseroan mengonfirmasi bahwa aksi korporasi tersebut dilakukan murni untuk tujuan investasi pribadi. Langkah ini meningkatkan porsi kepemilikan langsung Irwan Hidayat menjadi 6.279.400 saham, atau setara dengan 0,021% dari total modal disetor perseroan, naik dari posisi sebelumnya yang tercatat sebesar 5.279.000 saham atau 0,018%.

Irwan Hidayat, yang merupakan sosok sentral dalam perjalanan bisnis Sido Muncul, baru saja ditetapkan sebagai Direktur Utama melalui Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) pada 9 April 2026. Keputusan ini mempertegas kepemimpinan pria kelahiran Yogyakarta tahun 1947 tersebut dalam menavigasi arah kebijakan strategis perusahaan ke depan.

Sementara itu, pergerakan harga saham SIDO di pasar modal menunjukkan dinamika tersendiri di tengah tren koreksi. Hingga saat berita ini diturunkan, harga saham SIDO berada di level Rp370, dengan akumulasi penurunan harga sebesar 31,48% sepanjang tahun berjalan (year-to-date).

Dari sisi valuasi, data pasar mencatat rasio Price to Book Value (PBV) SIDO berada di angka 3,62 kali dan Price Earning Ratio (PER) sebesar 9,71 kali (TTM). Berdasarkan analisis teknikal, posisi valuasi tersebut tercatat berada di bawah standar deviasi tiga tahun terakhir, yang mengindikasikan bahwa harga saham saat ini sedang berada di titik yang cukup menarik jika ditinjau dari sisi fundamental historisnya.