Jakarta kini menancapkan tonggak sejarah baru dalam peta olahraga nasional dengan diselenggarakannya turnamen padel internasional FIP Bronze dan FIP Promises 2026. Perhelatan yang berlokasi di RANA Grounds, Mampang, Jakarta Selatan ini menjadi momen perdana Indonesia dipercaya oleh Federasi Internasional Padel (FIP) untuk menggelar kejuaraan resmi yang melibatkan pemain mancanegara.

Ketua Umum Perkumpulan Besar Padel Indonesia (PBPI), Galih Dimuntur Kartasasmita, mengungkapkan bahwa kehadiran kategori FIP Promises menjadi daya tarik utama. Turnamen ini membuka pintu bagi atlet muda di kelompok umur (KU) untuk merasakan atmosfer kompetisi tingkat dunia sejak dini, yang diharapkan mampu mengakselerasi pembibitan talenta lokal agar semakin kompetitif.

Senada dengan hal tersebut, Ketua Umum KONI, Marciano Norman, memberikan apresiasi tinggi terhadap pesatnya pertumbuhan olahraga padel di Tanah Air. Ia menaruh harapan besar agar padel tidak hanya berhenti sebagai tren gaya hidup, namun juga dapat berkembang menjadi cabang olahraga unggulan yang mampu menorehkan prestasi membanggakan bagi Indonesia di berbagai ajang internasional, layaknya futsal atau tenis.

RANA Grounds Mampang sendiri menyambut turnamen ini sebagai pembuktian fasilitas olahraga berstandar tinggi yang mereka miliki. Dengan delapan lapangan padel super panoramic yang telah terverifikasi Federacion Espanola de Padel (FEP), lokasi ini berkomitmen penuh untuk mendukung visi PBPI dalam memajukan olahraga padel tidak hanya di skala nasional, melainkan juga di kawasan Asia.

Kompetisi ini diikuti oleh lebih dari 200 atlet dari berbagai negara, seperti Spanyol, Meksiko, Argentina, dan Kazakhstan. Selain menjadi ajang perebutan poin ranking internasional, turnamen ini menjadi pemanasan strategis bagi Indonesia sebelum kembali menjadi tuan rumah FIP Asia Promises yang dijadwalkan berlangsung pada November mendatang.