Langkah tim nasional Meksiko dalam perhelatan Piala Dunia 2026 harus terhenti secara dramatis di babak 16 besar. Bermain di Stadion Azteca, El Tri dipaksa mengakui keunggulan Inggris dengan skor tipis 2-3 dalam laga yang diwarnai ketegangan tinggi, Senin (6/7) malam.
Kekalahan menyakitkan di hadapan publik sendiri ini menjadi momen perpisahan bagi Javier Aguirre. Sang pelatih resmi mengumumkan pengunduran dirinya dari jabatan juru taktik timnas Meksiko, menandai berakhirnya masa bakti ketiganya bersama skuad nasional. Estafet kepemimpinan selanjutnya akan diserahkan kepada asistennya sekaligus legenda sepak bola, Rafael Marquez.
Dalam keterangan resminya, Aguirre mengaku diliputi emosi mendalam. Ia menyatakan rasa bangga terhadap dedikasi para pemainnya yang telah berjuang maksimal, meski harus menelan pil pahit tersingkir dari turnamen. "Saya pergi dengan perasaan campur aduk. Saya bangga dengan keluarga yang telah kami bangun, namun mimpi ini harus berakhir di sini," ujar Aguirre dengan nada haru.
Hasil minor ini sekaligus memperpanjang catatan kelam Meksiko di kancah sepak bola internasional. Sejak edisi 1986, Meksiko tercatat telah tersingkir di babak 16 besar sebanyak delapan kali secara berturut-turut. Kegagalan kali ini terasa lebih berat karena terjadi saat Meksiko bertindak sebagai tuan rumah turnamen.
Sementara itu, kemenangan ini membawa timnas Inggris melenggang ke babak perempat final Piala Dunia untuk ketiga kalinya secara beruntun. Skuad asuhan Gareth Southgate tersebut kini dijadwalkan menghadapi Norwegia yang dipimpin penyerang tajam Erling Haaland di Miami Gardens pada Sabtu (11/7) mendatang.