Upaya pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Gunung Biru, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, terus dioptimalkan. Memasuki hari keempat operasi darurat, tim gabungan dari berbagai unsur akhirnya berhasil menjangkau dan menjinakkan salah satu titik api di kawasan tersebut.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jawa Timur melaporkan bahwa luasan area yang terdampak kebakaran kini telah mencapai 65,9 hektare. Mayoritas vegetasi yang hangus terbakar didominasi oleh alang-alang kering, cemara gunung, serta tanaman paku-pakuan.
Kendati area terdampak terus meluas, BPBD Jatim menegaskan belum akan menurunkan helikopter pengebom air (water bombing). Opsi pemadaman dari udara tersebut dinilai belum mendesak karena titik api saat ini masih berada di area vegetasi liar yang jauh dari pemukiman warga serta tidak mengganggu lahan perkebunan produktif.
Tantangan terbesar yang dihadapi petugas di lapangan saat ini adalah sulitnya akses darat menuju lereng gunung, terutama pada area yang memicu potensi rambatan api baru. Hingga kini, tim pemantau melaporkan masih ada dua titik api aktif yang bergerak ke arah Kecamatan Pujon, Kabupaten Malang, sehingga pemantauan dan koordinasi lintas wilayah terus diperketat.