Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Bangkok terus memantau situasi pascakebakaran hebat yang melanda sebuah tempat hiburan malam di kawasan Lat Phrao, Bangkok, Thailand. Berdasarkan laporan terkini dari otoritas setempat, musibah tersebut telah merenggut puluhan korban jiwa dan luka-luka.

Direktur Pelindungan Warga Negara Indonesia (WNI) Kementerian Luar Negeri RI, Heni Hamidah, menyampaikan bahwa sejauh ini tidak ada laporan mengenai WNI yang menjadi korban dalam insiden tersebut. Pihak KBRI telah berkoordinasi intensif dengan kepolisian dan rumah sakit setempat untuk memastikan kondisi di lapangan.

Kebakaran hebat melanda Rong Beer Na Lat Phrao, sebuah kelab malam di pinggiran ibu kota Thailand. Saksi mata melaporkan kepanikan luar biasa terjadi saat para pengunjung berusaha menyelamatkan diri dari kobaran api yang dengan cepat merambat dan memenuhi ruangan dengan asap tebal.

Gubernur Bangkok, Chadchart Sittipunt, menjelaskan bahwa rambatan api yang sangat cepat ke langit-langit bangunan menjadi pemicu utama fatalnya kejadian ini. Sebagian besar korban diduga meninggal dunia akibat menghirup asap beracun di dalam gedung.

Hingga saat ini, tercatat 27 orang meninggal dunia, sedangkan 63 orang lainnya mengalami luka-luka dengan 22 di antaranya dalam kondisi kritis. KBRI Bangkok menegaskan komitmennya untuk terus bersiaga dan berkoordinasi dengan otoritas Thailand guna memberikan bantuan hukum maupun kemanusiaan jika ditemukan WNI yang terdampak.