Museum Institut Teknologi Bandung (ITB) kini tampil lebih dinamis dengan mengadopsi teknologi digital interaktif. Terobosan ini mendapat apresiasi langsung dari Ketua Komisi X DPR RI, Hetifah Sjaifudian, saat melakukan kunjungan kerja bersama Rektor ITB, Prof. Dr. Ir. Tatacipta Dirgantara, M.T., pada Kamis (9/7/2026).

Dalam kunjungan tersebut, Hetifah menyoroti bagaimana museum mampu mengemas capaian sains dan teknologi melalui perangkat digital yang memanjakan pengunjung. Konsep interaktif yang diterapkan memungkinkan publik untuk mengeksplorasi sejarah dan inovasi kampus dengan cara yang lebih personal dan mendalam.

Salah satu fitur unggulan yang menarik perhatian adalah fasilitas yang memungkinkan pengunjung mengidentifikasi flora Indonesia secara digital. Selain itu, pengunjung juga dapat mempelajari rekam jejak pembangunan Aula Barat yang bersejarah serta mengamati koleksi artefak klasik, seperti mikroskop peninggalan era kolonial Belanda, yang kini disajikan dalam format visual tiga dimensi.

Pengalaman edukasi di Museum ITB semakin lengkap dengan kehadiran fasilitas dome theater. Teknologi ini menyuguhkan berbagai tayangan informatif dengan kualitas visual yang imersif, menjadikan museum tidak hanya sebagai tempat penyimpanan benda bersejarah, tetapi juga pusat pembelajaran teknologi yang relevan dengan perkembangan zaman.