Dunia olahraga Kalimantan Timur bersiap memasuki fase baru. Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat, Letjen TNI (Purn) Marciano Norman, dijadwalkan hadir di Samarinda pada Sabtu (11/7/2026) untuk melantik secara resmi jajaran pengurus KONI Provinsi Kalimantan Timur masa bakti 2026–2030.

Kepastian kehadiran tersebut disampaikan Ketua Umum KONI Kaltim, H. Anderiy Syachrum, setelah melakukan koordinasi langsung di Sekretariat KONI Pusat, Jakarta. Menurut Anderiy, kunjungan ini bukan sekadar agenda seremonial belaka, melainkan simbol dukungan pusat terhadap visi besar Kaltim dalam menghadapi sejumlah ajang olahraga bergengsi, termasuk PON Bela Diri, PON Pantai, hingga Sukan Borneo.

Prosesi pelantikan yang akan dilangsungkan di Kantor Gubernur Kaltim tersebut rencananya akan dihadiri langsung oleh Gubernur Rudi Mas’ud dan Wakil Gubernur Seno Aji. Kehadiran pimpinan daerah ini dipandang sebagai manifestasi sinergi kuat antara pemerintah provinsi dan induk organisasi olahraga demi kemajuan atlet-atlet Benua Etam.

Mengusung tema “Babak Baru Pembinaan Olahraga Kalimantan Timur”, kepengurusan baru ini berkomitmen untuk melakukan restrukturisasi sistem pembinaan atlet secara menyeluruh. Fokus utama tidak lagi sekadar retorika, melainkan implementasi nyata dalam pengelolaan organisasi yang lebih profesional guna menghadapi tantangan menuju PON XXII tahun 2028 di NTT dan NTB.

Sebagai langkah strategis, KONI Kaltim telah menyusun program kerja unggulan bertajuk “Efficiency for Champion”. Program ini dirancang untuk memadukan manajemen efisien dengan target peningkatan prestasi yang konsisten, mulai dari tingkat akar rumput hingga panggung nasional. Panitia pelantikan juga tengah menyiapkan atraksi khusus dari cabang olahraga unggulan daerah untuk memeriahkan rangkaian acara sekaligus unjuk kesiapan para atlet Kaltim.