JAKARTA – Pemerintah Kota Pontianak berkomitmen penuh dalam mempercepat transformasi birokrasi demi menghadirkan pelayanan publik yang lebih cepat, transparan, dan akuntabel. Komitmen ini diperkuat usai pertemuan koordinasi antara Forum Sekretaris Daerah (Forsesda) se-Kalimantan Barat dengan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB), Rini Widyantini, di Jakarta.
Sekretaris Daerah Kota Pontianak, Amirullah, menegaskan bahwa digitalisasi pelayanan publik tidak boleh sekadar menjadi ajang pembuatan aplikasi baru yang justru membingungkan masyarakat. Langkah awal yang krusial adalah penyederhanaan proses bisnis agar alur birokrasi menjadi lebih ringkas dan terintegrasi antarperangkat daerah. Selain itu, peningkatan kapasitas serta integritas Aparatur Sipil Negara (ASN) dengan berlandaskan nilai-nilai dasar BerAKHLAK menjadi prioritas utama daerah.
Sebagai wujud nyata digitalisasi tersebut, Bagian Organisasi Sekretariat Daerah Kota Pontianak mulai menerapkan aplikasi Survei Kepuasan Masyarakat (SKM) Online secara penuh di seluruh Unit Pelayanan Publik (UPP). Sistem baru ini menggantikan metode survei konvensional guna menyelaraskan dengan instruksi KemenPAN RB. Melalui SKM Online, data penilaian dari masyarakat akan langsung terintegrasi ke sistem pusat untuk meminimalisasi manipulasi manual.
Kepala Bagian Organisasi Setda Kota Pontianak, Margaretha, mengingatkan para operator di setiap unit untuk memantau data masuk secara rutin demi menjaga akurasi evaluasi pelayanan. Langkah ini diharapkan mampu mempertahankan, bahkan meningkatkan Indeks Kepuasan Masyarakat Kota Pontianak yang pada tahun sebelumnya berhasil menyentuh angka 93.
Di sisi lain, penguatan internal pemerintahan juga dilakukan melalui harmonisasi kepemimpinan. Wakil Wali Kota Pontianak, Bahasan, menekankan pentingnya sinergi antara kepala daerah dan wakil kepala daerah dalam forum Asosiasi Wakil Kepala Daerah (ASWAKADA) di Batam. Sinergi yang solid dinilai sebagai fondasi utama agar program pembangunan daerah dapat berjalan efektif dan berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat.