Pemerintah Kabupaten Jember terus mengintensifkan pelayanan kesehatan langsung ke rumah warga melalui program inovatif homecare. Sebagai bagian dari agenda "Bunga Desaku" di Kecamatan Rambipuji, Bupati Jember Muhammad Fawait memimpin langsung peninjauan kesehatan bagi keluarga kurang mampu yang terindikasi stunting serta ibu hamil berisiko tinggi di Dusun Curahmluwo, Desa Rowotamtu.

Dalam kunjungan tersebut, Bupati yang akrab disapa Gus Fawait mendampingi tenaga kesehatan untuk melakukan pemeriksaan medis langsung di tempat. Untuk mengoptimalkan penanganan ibu hamil dengan risiko tinggi, tim medis di lapangan turut memanfaatkan teknologi telemedicine guna berkonsultasi langsung dengan dokter spesialis obstetri dan ginekologi demi mendapatkan rekomendasi penanganan yang cepat dan akurat.

Gus Fawait menegaskan bahwa pemantauan kesehatan bagi warga rentan ini akan dilaksanakan secara rutin setiap bulan. Ia juga mengingatkan para tenaga medis untuk menjaga komunikasi yang humanis dan menghindari penggunaan istilah medis yang terlalu teknis agar tidak menimbulkan kepanikan pada keluarga pasien, sehingga proses pendampingan dapat berjalan dengan nyaman.

Selain intervensi kesehatan, Pemerintah Kabupaten Jember berkomitmen untuk melakukan perbaikan terhadap rumah tidak layak huni milik warga setempat. Langkah terintegrasi ini dipandang sebagai salah satu upaya konkret dalam pengentasan kemiskinan ekstrem yang selaras dengan program Asta Cita Presiden Republik Indonesia.

Guna menjaga keberlanjutan program, layanan homecare ini akan disinergikan dengan kader posyandu yang ada di tingkat desa, relawan Dinas Sosial, serta berbagai unsur terkait lainnya. Meskipun program ini masih berada dalam tahap awal dan memerlukan penyempurnaan, Gus Fawait optimistis kehadiran konsep "dokter keluarga" ini dapat mempermudah akses layanan kesehatan bagi masyarakat miskin secara cepat, mudah, dan merata.