Mahasiswa peserta Praktik Belajar Lapangan (PBL) I Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Hasanuddin resmi memulai program mereka melalui kegiatan seminar awal di Kelurahan Macorawalie, Kecamatan Panca Rijang, Kabupaten Sidenreng Rappang, Senin (6/7).

Kegiatan ini menjadi momentum krusial bagi mahasiswa untuk membangun sinergi dengan aparatur kelurahan serta elemen masyarakat setempat. Fokus utama dari program ini adalah melakukan identifikasi mendalam terhadap berbagai permasalahan kesehatan yang ada di wilayah tersebut guna menyusun rekomendasi kebijakan yang berbasis data akurat.

Koordinator Posko PBL I Kelurahan Macorawalie, Muh. Imam Arief Asshiddiq, menegaskan bahwa akurasi data lapangan adalah fondasi utama dalam merumuskan solusi kesehatan yang tepat sasaran. Selama periode 3 hingga 16 Juli 2026, para mahasiswa akan terjun langsung mengumpulkan data primer dan sekunder, melakukan observasi komprehensif, serta menganalisis kondisi kesehatan warga di lapangan.

Proses pengumpulan informasi ini dilakukan dengan melibatkan berbagai pemangku kepentingan, mulai dari pihak kelurahan, tenaga medis di fasilitas kesehatan, hingga tokoh masyarakat setempat. Pendekatan kolaboratif ini diharapkan mampu memetakan kebutuhan riil masyarakat dengan lebih presisi.

Lurah Macorawalie, Arwang SE, memberikan apresiasi tinggi terhadap inisiatif akademik ini. Ia menilai bahwa kolaborasi lintas sektor antara mahasiswa dan masyarakat merupakan kunci strategis dalam memperkuat pembangunan kesehatan di tingkat kelurahan yang berkelanjutan.