Operasi pencarian terhadap dua remaja asal Dusun Rejosari, Desa Krinjing, Kecamatan Watumalang, Kabupaten Wonosobo, memasuki babak krusial. Alfin Nurohmat (18) dan Yufaidin (15) dilaporkan hilang saat beraktivitas di kawasan hutan Pegunungan Bismo, Dieng, dan belum menunjukkan tanda-tanda keberadaan hingga hari keenam.

Kedua remaja yang dikenal bersahabat karib ini sebelumnya berpamitan kepada keluarga untuk memancing serta mencari burung di area hutan. Keterangan dari sejumlah petani setempat mengonfirmasi bahwa mereka sempat terlihat melintasi area perladangan menuju arah hutan sebelum akhirnya dinyatakan hilang kontak.

Keluarga baru menyadari hilangnya kedua korban setelah mereka tidak kunjung kembali ke rumah selama dua hari berturut-turut. Laporan tersebut segera ditindaklanjuti oleh aparat desa dan pihak berwenang dengan mengorganisasi operasi pencarian berskala besar yang melibatkan total 500 personel gabungan dari unsur Basarnas, TNI, Polri, serta relawan dan masyarakat sekitar.

Komandan Pos SAR Wonosobo, Widi, mengungkapkan bahwa tantangan utama dalam operasi ini adalah medan hutan yang sangat ekstrem dengan vegetasi rapat dan tebing curam. Guna mengoptimalkan hasil, tim telah membagi area pencarian ke dalam tiga Search and Rescue Unit (SRU) yang bertugas menyisir seluruh jalur pendakian hingga titik-titik rawan di sekitar lokasi terakhir korban terlihat.

Di tengah upaya pencarian yang intensif ini, simpati masyarakat terus mengalir mengingat latar belakang kedua korban yang merupakan anak yatim piatu. Seluruh pihak kini berharap agar proses penyisiran dapat segera membuahkan hasil dan kedua remaja tersebut ditemukan dalam kondisi selamat.