Bagi para pendaki di wilayah Jawa Tengah, Gunung Giyanti di Kabupaten Magelang mungkin lebih dikenal lewat jalur pendakian Malanggaten menuju Puncak Merah Putih. Namun, gunung ini menyimpan sisi lain yang tak kalah memikat, yakni Puncak Gilimantren yang terletak di sisi utara gunung.

Berbeda dengan jalur populer yang biasa ditempuh, akses menuju Puncak Gilimantren dilakukan melalui Basecamp Anjraha yang berlokasi di Desa Plalar, Kecamatan Windusari. Jalur ini menawarkan pengalaman pendakian yang lebih intim dan syahdu, melewati kawasan perkebunan warga hingga memasuki rimbunnya hutan pinus yang asri.

Karakteristik jalur ini sangat cocok bagi pendaki yang mendambakan ketenangan. Jarak tempuh menuju puncak sekitar 2,09 kilometer dengan waktu pendakian yang relatif singkat, yakni sekitar 40 menit. Sepanjang perjalanan, pengunjung hanya akan ditemani oleh suara alam, mulai dari desiran angin di sela pepohonan hingga kicauan burung liar yang menenangkan.

Meski bukan titik tertinggi dari Gunung Giyanti, Puncak Gilimantren menyuguhkan lanskap yang luar biasa. Dari puncak ini, pendaki dapat menikmati kemegahan Gunung Sumbing ke arah barat daya. Area ini juga menyediakan lahan datar yang cukup luas, sangat memadai bagi mereka yang ingin mendirikan tenda dan bermalam di puncak.

Menariknya, terdapat dua titik Puncak Gilimantren yang bisa dieksplorasi. Jika melanjutkan perjalanan mengikuti papan petunjuk, pendaki akan menemukan titik yang lebih rendah dengan orientasi ke arah timur. Dari titik tersebut, panorama matahari terbit akan tersaji dengan latar belakang deretan gunung ikonik, seperti Gunung Merapi, Merbabu, Andong, hingga Telomoyo.