PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk. atau yang lebih dikenal dengan Mitratel (MTEL), kini tengah mematangkan langkah strategis untuk memperluas cakupan bisnisnya. Perusahaan tidak lagi sekadar mengandalkan pertumbuhan organik, melainkan mulai bergerak agresif melakukan transformasi menjadi perusahaan penyedia infrastruktur menara telekomunikasi generasi masa depan atau next-gen towerco.
Direktur Utama Mitratel, Theodorus Ardi Hartoko, mengungkapkan bahwa pihaknya telah menyiapkan alokasi belanja modal atau capital expenditure (capex) sebesar Rp2,9 triliun untuk periode 2026. Dana tersebut difokuskan untuk mendukung keberlanjutan ekspansi perusahaan di tengah kompetisi industri yang semakin dinamis.
Dalam rencana strategis tahun ini, emiten berkode saham MTEL ini menargetkan penambahan 2.500 tenan baru pada menara yang dikelolanya. Selain fokus pada menara fisik, perusahaan juga berkomitmen memperkuat ekosistem konektivitas dengan menargetkan penambahan sebanyak 9.000 titik billable fiber optic. Langkah ini dilakukan sebagai upaya perusahaan dalam memaksimalkan potensi pendapatan baru di luar layanan menara tradisional.