Operasi pencarian terhadap dua remaja bernama Arifin Nurohmat dan Yufaidin yang dilaporkan tersesat di kawasan hutan Gunung Bismo, Wonosobo, terus diperkuat. Memasuki hari keenam, solidaritas lintas daerah terlihat nyata dengan keterlibatan sekitar 200 personel yang diterjunkan untuk menyisir medan pencarian.

Koordinator Pos Basarnas Wonosobo, Dani Fitra Maulana, menjelaskan bahwa kekuatan tim saat ini telah bertambah dengan hadirnya personel bantuan dari Kabupaten Temanggung dan Banjarnegara. Kolaborasi lintas sektor ini melibatkan unsur Basarnas, TNI, Polri, komunitas pecinta alam, serta berbagai potensi SAR daerah guna mempercepat penemuan para korban.

Strategi pencarian dilakukan secara intensif dengan membagi tim ke dalam lima jalur pendakian utama, yakni jalur Sebrani, Deroduwur, Silandak, Sikunang, dan area basecamp di sekitar gunung. Upaya penyisiran di lapangan dilakukan secara terstruktur mulai pukul 07.00 WIB dan berakhir pada pukul 21.00 WIB setiap harinya.

Hingga saat ini, tim gabungan tetap memfokuskan seluruh sumber daya untuk menyisir medan hutan yang menantang. Koordinasi di posko darurat utama terus diperketat guna memastikan setiap sudut area yang dicurigai sebagai lokasi hilangnya kedua remaja tersebut dapat terjangkau oleh tim di lapangan.