Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jembrana menggelar upacara Bhakti Penganyar di Pura Mandara Giri Semeru Agung, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, pada Kamis (2/7/2026). Ritual keagamaan ini dilaksanakan sebagai bentuk pengabdian serta permohonan restu spiritual bagi seluruh jajaran pemerintah dan masyarakat Jembrana.

Prosesi persembahyangan berlangsung dengan khidmat, dipimpin langsung oleh Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan didampingi Wakil Bupati Gede Ngurah Patriana Krisna. Rangkaian ibadah tersebut dipuput oleh Ida Peranda Made Dwija Putra dari Griya Mas Taman Sari, Baturiti, yang melantunkan puja mantra selama prosesi suci berlangsung.

Kegiatan ini dihadiri oleh jajaran Sekretaris Daerah, para Asisten, kepala perangkat daerah, hingga pengurus Majelis Desa Adat (MDA) Kabupaten Jembrana. Suasana spiritual semakin kental dengan penampilan Tari Rejang Adri yang dipersembahkan oleh anggota Wanita Hindu Dharma Indonesia (WHDI) Kabupaten Jembrana sebagai bentuk persembahan sakral.

Bhakti Penganyar ini merupakan bagian integral dari rangkaian upacara Pujawali di Pura Mandara Giri Semeru Agung yang puncaknya telah dilaksanakan pada 29 Juni lalu. Rangkaian upacara tersebut dijadwalkan akan berakhir pada 10 Juli 2026 mendatang dengan prosesi penyineban.

Bupati Kembang Hartawan menegaskan bahwa momentum ini sangat penting untuk memohon petunjuk agar setiap program pembangunan dan pelayanan publik di Jembrana dapat berjalan optimal. Selain melakukan persembahyangan, Pemkab Jembrana juga menyerahkan dana punia sebesar Rp10 juta kepada panitia pura sebagai wujud dukungan terhadap pelaksanaan karya suci tersebut.