Kawasan ekonomi khusus The Mandalika kini memperkaya daftar fasilitas penunjang gaya hidup sehat bagi wisatawan maupun masyarakat lokal. PT InJourney Tourism Development Corporation (ITDC) secara resmi telah membuka Sade Social Space, sebuah pusat olahraga terpadu yang berlokasi di wilayah barat kawasan tersebut, tepat di samping area Bazar Mandalika.

Fasilitas ini menawarkan beragam infrastruktur olahraga modern, termasuk tiga lapangan Padel serta satu lapangan basket yang representatif. Peresmian fasilitas ini turut dihadiri oleh Wakil Menteri Pemuda dan Olahraga, Taufik Hidayat, serta Wakil Menteri Pariwisata, Ni Luh Enik Ermawati, yang berkesempatan menjajal langsung sarana olahraga tersebut pada akhir pekan lalu.

Plt Direktur Utama ITDC, Ahmad Fajar, menjelaskan bahwa langkah ini merupakan strategi perusahaan untuk mentransformasi The Mandalika agar tidak hanya dikenal melalui sirkuit balapnya saja. Kehadiran Sade Social Space diharapkan mampu menjadi magnet baru yang mendorong pengembangan olahraga rekreasi hingga prestasi, sekaligus memperkuat daya tarik kawasan di sektor pariwisata berbasis aktivitas fisik atau sport tourism.

Pengembangan infrastruktur olahraga di sisi barat kawasan ini dilakukan secara strategis guna mengintegrasikan fasilitas akomodasi seperti hotel dan restoran dengan pusat keramaian baru. ITDC berkomitmen untuk terus menambah jenis sarana olahraga di masa mendatang agar wisatawan memiliki durasi tinggal yang lebih lama karena banyaknya pilihan aktivitas di The Mandalika.

Sementara itu, Wamenpora Taufik Hidayat menyambut baik inisiatif tersebut dan berharap kedepannya akan muncul fasilitas olahraga yang lebih bersifat massal, seperti lapangan bulu tangkis. Harapannya, aksesibilitas terhadap sarana olahraga dapat membangkitkan budaya hidup sehat bagi masyarakat sekitar.

Menambahkan hal tersebut, Wamenpar Ni Luh Enik Ermawati menekankan pentingnya menjaga inklusivitas di kawasan The Mandalika. Ia menegaskan bahwa fasilitas olahraga yang dibangun harus dapat diakses oleh seluruh lapisan masyarakat, sehingga The Mandalika mampu menjadi destinasi yang ramah dan terbuka bagi semua elemen, bukan sekadar kawasan wisata eksklusif.