Emiten sektor properti, PT Winner Nusantara Jaya Tbk. (WINR), mengambil langkah strategis dalam melakukan diversifikasi bisnis dengan mengakuisisi 60% saham PT Laxo Global Akses (LGA). Langkah ini menandai keseriusan perusahaan dalam memperluas cakupan usaha ke ranah infrastruktur digital dan penyedia layanan internet (ISP) sebagai upaya menciptakan ekosistem properti modern yang terintegrasi.
Direktur Utama WINR, Yusmen Liu, menegaskan bahwa transformasi digital kini menjadi elemen krusial dalam industri properti. Menurutnya, integrasi dengan LGA tidak hanya bertujuan memperkuat daya saing proyek-proyek perseroan di mata konsumen, tetapi juga sebagai strategi untuk mendapatkan sumber pendapatan berkelanjutan (recurring revenue) yang lebih stabil di masa depan.
Strategi jangka panjang ini nantinya akan diimplementasikan ke dalam berbagai inovasi teknologi hunian, seperti sistem rumah pintar (smart home), tata kelola gedung digital, hingga dukungan layanan berbasis IoT dan cloud. Salah satu fokus utama dari sinergi ini adalah pengembangan proyek kawasan kota pintar (smart city) seluas 30 hektare di Bogor, yang direncanakan akan diperluas hingga mencapai 1.000 hektare secara bertahap.
Bagi LGA, bergabung dengan jaringan WINR memberikan keuntungan akses ke pasar tertutup (captive market) yang luas di berbagai lokasi proyek properti milik perusahaan. Sebaliknya, WINR akan memiliki kontrol penuh atas infrastruktur digital, termasuk jaringan fiber optik dan konektivitas internet berkecepatan tinggi, yang menjadi nilai tambah signifikan bagi para penghuni maupun tenant.
Keputusan bisnis ini didasari oleh tren pertumbuhan penetrasi internet di Indonesia yang terus melonjak. Berdasarkan data APJII tahun 2026, penetrasi internet nasional telah menyentuh angka 81,72%, mencerminkan tingginya kebutuhan masyarakat akan konektivitas yang andal. Dengan momentum ini, WINR optimistis dapat menangkap peluang pasar sekaligus memperkuat fundamental bisnis perusahaan di tengah era digitalisasi yang kian pesat.