PT AKR Corporindo Tbk (AKRA) resmi mengambil langkah strategis untuk memperluas portofolio bisnisnya di sektor infrastruktur energi. Langkah ini diwujudkan melalui rencana pembangunan fasilitas floating storage regasification unit (FSRU) liquefied natural gas (LNG) dengan nilai investasi mencapai US$ 319,69 juta.
Proyek ambisius ini dikelola melalui PT Andalanesa Energi Primer, sebuah perusahaan patungan yang dibentuk oleh AKRA, PT Arthakencana Rayatama, dan BW FSRU VII Pte., Ltd. Kerja sama ini ditandai dengan penandatanganan kontrak pembangunan fasilitas tersebut bersama raksasa industri asal Korea Selatan, HD Hyundai Heavy Industries Co.
Manajemen AKRA menargetkan bahwa kehadiran infrastruktur FSRU ini akan menjadi pilar utama dalam memperkuat ekosistem Kawasan Ekonomi Khusus Java Integrated Industrial and Port Estate (JIIPE). Fasilitas ini diproyeksikan tidak hanya mendukung kebutuhan energi di kawasan industri tersebut, tetapi juga berfungsi sebagai mesin penggerak pendapatan berulang (recurring income) bagi perusahaan di masa mendatang.
Langkah ekspansi ini dinilai sebagai upaya konkret perusahaan dalam menjaga stabilitas kinerja di tengah dinamika pasar energi global. Dengan mengintegrasikan infrastruktur LNG ke dalam ekosistem JIIPE, AKRA optimistis dapat mengamankan pertumbuhan jangka panjang sekaligus meningkatkan nilai tambah bagi kawasan industri yang dikelolanya.