Pusat Penelitian dan Pengembangan (Puslitbang) Polri baru saja merampungkan rangkaian pelatihan strategis terkait pengoperasian peralatan laboratorium riset dan pengujian siber berbasis teknologi di Bogor. Kegiatan yang berlangsung pada 6–10 Juli 2026 ini dirancang untuk membekali personel dengan kemampuan teknis mutakhir dalam mengoperasikan, merawat, dan memelihara infrastruktur laboratorium mobile modern.

Kepala Puslitbang Polri, Brigjen Pol. Didi Hayamansyah, menegaskan bahwa modernisasi perangkat keras harus berjalan beriringan dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia. Menurutnya, teknologi secanggih apa pun tidak akan memberikan dampak optimal jika tidak didukung oleh personel yang memiliki kompetensi mumpuni dalam mengoperasikannya.

Dalam pelatihan tersebut, peserta mendalami penggunaan sistem AIronScan Enterprise untuk kebutuhan *penetration testing*, yang mencakup analisis kerentanan sistem, integrasi kecerdasan buatan, hingga pengujian keamanan pada perangkat *Internet of Things* (IoT). Selain itu, para peserta juga dilatih mengoperasikan platform survei digital berbasis AI yang mencakup seluruh alur kerja, mulai dari penyusunan instrumen hingga pemeliharaan sistem data melalui AI Box.

Kegiatan ini ditutup dengan simulasi *end-to-end* yang dipantau langsung oleh pihak konsultan dari BRIN. Dalam sesi tersebut, ditekankan pentingnya mengadopsi pendekatan *mixed methods*—gabungan metode kuantitatif dan kualitatif—untuk memastikan hasil penelitian yang lebih komprehensif dan objektif. Langkah ini menjadi wujud nyata komitmen Puslitbang Polri dalam mengoptimalkan pemanfaatan APBN 2026 untuk menghasilkan riset yang akurat.

Sebagai langkah berkelanjutan dalam mendukung transformasi Polri Presisi, Puslitbang Polri dijadwalkan akan melanjutkan program pelatihan berikutnya yang berfokus pada pengoperasian Laboratorium Uji *Test Bench Mobile* pada 13–17 Juli 2026 mendatang. Rangkaian pelatihan ini menjadi bukti keseriusan institusi dalam membangun SDM yang adaptif, profesional, dan unggul di bidang riset berbasis teknologi.