Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Singhasari, Jawa Timur, terus memperkokoh posisinya sebagai pusat pengembangan sumber daya manusia (SDM) bertaraf internasional. Langkah strategis ini diwujudkan melalui penandatanganan nota kesepahaman (MoU) dengan institusi pendidikan bisnis bergengsi asal India, Indian Institute of Management Bangalore (IIMB), di Jakarta pada Senin (6/7/2026).

Sekretaris Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Susiwijono Moegiarso, menyatakan bahwa kolaborasi ini menjadi tonggak penting dalam memperkuat ekosistem pendidikan dan ekonomi digital di Indonesia. Kehadiran IIMB melengkapi portofolio KEK Singhasari yang sebelumnya telah menggandeng institusi ternama seperti King’s College London untuk program ekonomi dan masa depan digital.

David Santoso, Direktur Utama PT Intelegensia Grahatama, menjelaskan bahwa KEK Singhasari mengusung konsep 'Human Development Zone'. Fokus utamanya tidak hanya terbatas pada pendidikan formal, tetapi juga mencakup pelatihan kerja dan pendidikan vokasi. Guna memastikan kualitas pendidikan yang merata, pihak pengelola menerapkan kebijakan non-kompetisi antarjurusan bagi setiap universitas mitra agar tercipta kurikulum yang saling melengkapi.

Sementara itu, Jitamitra Desai, Chair of Excellence & Professor dari IIMB, mengungkapkan komitmennya untuk menghadirkan keahlian di berbagai bidang krusial, mulai dari strategi operasi, analisis finansial, hingga pemanfaatan kecerdasan buatan (AI) dan transformasi digital. Kehadiran program-program ini diharapkan mampu menjawab kebutuhan pasar global yang dinamis.

Prosesi penandatanganan MoU tersebut turut disaksikan oleh Duta Besar India untuk Indonesia, Sandeep Chakravorty, serta jajaran pimpinan terkait. Sinergi lintas negara ini diproyeksikan akan mengakselerasi transformasi SDM Indonesia agar lebih kompetitif dalam kancah ekonomi global di masa mendatang.