Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kota Surabaya kini tengah mengintensifkan langkah konsolidasi organisasi hingga ke lapisan akar rumput. Fokus utama dari pergerakan ini adalah mempercepat proses regenerasi dengan memberikan ruang kepemimpinan kepada kader-kader muda dan generasi Z di tingkat kelurahan atau ranting.
Upaya tersebut diwujudkan melalui rapat konsolidasi serentak yang melibatkan pengurus tingkat kecamatan (PAC) di Tenggilis Mejoyo dan Gunung Anyar, bersama jajaran pengurus ranting serta anak ranting. Langkah ini dinilai strategis untuk memastikan keselarasan gerak partai dalam merespons dinamika sosial di masyarakat.
Pembina Wilayah Dapil 3 DPC PDIP Surabaya, Anas Karno, menekankan bahwa forum ini menjadi ruang untuk menjaring figur potensial yang mampu mengemban amanah estafet kepemimpinan. Menurut Anas, keterlibatan anak muda merupakan kunci agar partai tetap solid dan relevan dalam menjawab tantangan zaman serta kebutuhan warga di wilayah masing-masing.
Sejalan dengan itu, Ketua PAC Tenggilis Mejoyo, Fernandes Dadul, menyatakan bahwa regenerasi adalah kebutuhan organisasi yang mendesak. Ia berpendapat bahwa partai harus bersifat adaptif dengan memberikan panggung bagi kader yang memiliki integritas dan kapasitas mumpuni agar perjuangan politik tetap berlanjut secara berkelanjutan.
Sementara itu, Ketua PAC Gunung Anyar, H. Sudarsono, menambahkan bahwa partisipasi aktif generasi Z sangat krusial di tengah pesatnya perkembangan teknologi. Pola pikir kreatif dan segar dari kaum muda diyakini mampu menjembatani partai dengan pemilih muda yang kian mendominasi di masa depan, meski proses penjaringannya tetap akan dilakukan secara tertib sesuai dengan konstitusi internal partai.