PT Chandra Daya Investasi Tbk (CDIA), perusahaan di bawah naungan taipan Prajogo Pangestu, kembali melakukan ekspansi strategis dalam memperkuat struktur bisnisnya. Melalui anak usahanya, PT Chandra Shipping International (CSI), perseroan mengumumkan investasi sebesar US$90 juta atau setara Rp1,61 triliun untuk menguasai 40 persen saham di PT Armada Maritim Persada (AMP).
Berdasarkan informasi yang dihimpun dari Bursa Efek Indonesia, kesepakatan tersebut tertuang dalam Perjanjian Bersyarat yang ditandatangani oleh CSI bersama PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk dan pihak PT AMP pada akhir Juni 2026. Langkah ini mencerminkan komitmen grup dalam memperluas jangkauan operasional di sektor pelayaran dan logistik yang dianggap memiliki potensi pertumbuhan jangka panjang yang menjanjikan.
Manajemen CDIA menjelaskan bahwa injeksi modal ini tidak hanya bertujuan untuk memperkuat posisi perusahaan di pasar maritim, tetapi juga sebagai strategi untuk menciptakan nilai tambah bagi pemegang saham. Perseroan memproyeksikan adanya manfaat ekonomi melalui potensi pendapatan berulang dari dividen seiring dengan pengembangan bisnis yang akan dilakukan oleh PT AMP pasca-transaksi.
Ekspansi maritim ini melengkapi deretan langkah strategis grup dalam memperkuat infrastruktur industri terintegrasi. Sebelumnya, CDIA melalui PT Redeco Petrolin Utama (RPU) juga telah melakukan pembangunan fasilitas tangki penyimpanan bitumen berkapasitas total 12.000 meter kubik. Fasilitas tersebut diproyeksikan mulai beroperasi pada kuartal III 2026 guna mendukung kebutuhan pasokan bitumen nasional.
Dengan beroperasinya berbagai aset baru, termasuk penambahan kapasitas penyimpanan yang kini mencapai 75 tangki, grup CDIA semakin memantapkan posisinya dalam ekosistem pendukung sektor petrokimia, minyak bumi, dan pelayaran di Indonesia. Seluruh upaya ini merupakan bagian dari visi jangka panjang perusahaan untuk menjadi pemain kunci dalam pengembangan infrastruktur ekonomi yang berkelanjutan.