Persik Kediri resmi mengumumkan Dyaradzi Aufa Taruna, atau yang akrab disapa Razzi Taruna, sebagai Direktur Olahraga baru. Langkah strategis ini diambil manajemen Macan Putih sebagai upaya konkret dalam memperkuat struktur organisasi serta merumuskan arah pengembangan klub yang lebih progresif menghadapi musim kompetisi mendatang.

Razzi Taruna bukanlah nama baru di kancah sepak bola nasional. Ia memiliki rekam jejak mumpuni saat mengemban tugas sebagai manajer PSIM Yogyakarta. Pengalaman emasnya saat membawa klub berjuluk Laskar Mataram tersebut menjuarai Liga 2 dan promosi ke kasta tertinggi, Liga 1, menjadi modal utama bagi Persik Kediri untuk melakukan transformasi pengelolaan klub yang lebih modern.

Direktur Utama Persik Kediri, Souraiya Farina Alhaddar, mengungkapkan bahwa penunjukan Razzi didasarkan pada kesamaan visi dan pemahaman mendalam mengenai nilai-nilai fondasi klub. Pihak manajemen menaruh kepercayaan tinggi bahwa Razzi mampu mensinergikan jajaran pelatih dan staf untuk membangun ekosistem sepak bola yang terintegrasi, mulai dari pembinaan pemain hingga sisi manajerial.

"Razzi merupakan kekuatan baru bagi kami. Ia tidak hanya membawa pengalaman, tetapi juga visi untuk membangun skuad yang kompetitif serta menciptakan ekosistem yang saling terhubung di dalam organisasi," ujar Souraiya Farina.

Di sisi lain, Razzi Taruna menyambut tantangan ini dengan antusiasme tinggi. Ia menilai Persik Kediri memiliki pondasi yang kokoh, baik dari segi kualitas pemain, staf pelatih, maupun manajemen yang suportif. Dengan sinergi yang terbangun, ia optimistis dapat memberikan kontribusi signifikan dalam meningkatkan daya saing Macan Putih di level tertinggi sepak bola Indonesia pada musim depan.