Jakarta kembali menegaskan posisinya sebagai tuan rumah ajang olahraga internasional yang andal. Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) RI, Erick Thohir, secara resmi membuka kejuaraan Asian Boxing U-19 dan U-23 Championship 2026 di Basket Hall Gelora Bung Karno, Senayan, pada Ahad (5/7/2026). Ajang bergengsi ini menjadi panggung bagi 488 delegasi dari 20 negara Asia untuk unjuk kemampuan.

Dalam sambutannya, Menpora Erick menyoroti nilai strategis kompetisi ini sebagai ruang pengembangan bagi para atlet muda. Menurutnya, pertemuan talenta terbaik dari berbagai negara tidak hanya berfungsi sebagai arena adu taktik di dalam ring, tetapi juga menjadi sarana krusial bagi para petinju untuk mengasah mental, memperbaiki teknik, dan menambah jam terbang internasional yang dibutuhkan untuk karier profesional mereka.

Lebih dari sekadar kompetisi, Menpora menekankan bahwa penyelenggaraan ini merupakan manifestasi kolaborasi antarnegara dalam memajukan olahraga tinju di Asia. Dengan standar yang terus ditingkatkan, ia berharap seluruh peserta dapat merasakan pengalaman bertanding yang aman dan suportif, sehingga semangat persahabatan antarnegara tetap terjaga di samping rivalitas olahraga yang ketat.

Erick Thohir juga menegaskan bahwa tantangan tinju Asia ke depan adalah menembus dominasi global, khususnya dalam ajang Olimpiade. Ia mengajak seluruh federasi tinju di kawasan untuk mempererat kerja sama dalam pembinaan atlet secara berkelanjutan. Baginya, investasi pada atlet muda hari ini adalah kunci untuk melahirkan lebih banyak juara Asia yang mampu meraih medali emas di pentas olahraga tertinggi dunia di masa mendatang.