Manajemen Persik Kediri secara resmi memperkenalkan Dyaradzi Aufa Taruna, atau yang akrab disapa Razzi Taruna, sebagai Direktur Olahraga (Sport Director) yang baru. Langkah ini diambil klub berjuluk Macan Putih tersebut sebagai upaya nyata untuk memperkuat struktur organisasi sekaligus memodernisasi tata kelola klub dalam menghadapi kompetisi sepak bola profesional.

Razzi bukanlah nama asing di kancah sepak bola tanah air. Ia memiliki rekam jejak yang mentereng, terutama keberhasilannya saat menukangi PSIM Yogyakarta. Razzi tercatat sukses membawa klub berjuluk Laskar Mataram tersebut menjuarai Liga 2 musim 2024/2025 sekaligus mengantarkan mereka promosi ke kasta tertinggi Liga 1.

Direktur Utama Persik Kediri, Souraiya Farina, mengungkapkan bahwa kehadiran Razzi merupakan bagian dari strategi jangka panjang klub. Menurutnya, Razzi memiliki pemahaman mendalam mengenai nilai-nilai yang diusung oleh Macan Putih, sehingga diharapkan mampu bersinergi dengan seluruh elemen tim untuk membangun ekosistem sepak bola yang lebih kompetitif dan berkelanjutan.

Menanggapi jabatan barunya, Razzi Taruna menyatakan antusiasme tinggi untuk membawa perubahan positif bagi klub. Ia menilai potensi yang dimiliki Persik Kediri sangat besar dan siap bekerja keras bersama jajaran manajemen serta tim pelatih guna menghadapi tantangan musim mendatang dengan semangat optimisme.

Kehadiran seorang Direktur Olahraga menegaskan komitmen Persik Kediri untuk bertransformasi menjadi institusi sepak bola yang profesional. Peran ini nantinya akan fokus pada aspek strategis di luar teknis lapangan, seperti pengembangan skuad dan pembangunan pondasi industri klub, agar prestasi yang dicapai tidak hanya bersifat instan melainkan mampu terjaga dalam jangka panjang.