Polda Nusa Tenggara Timur (NTT) menorehkan prestasi gemilang di kancah internasional. Bertepatan dengan peringatan Hari Bhayangkara ke-80, institusi kepolisian daerah ini dianugerahi dua penghargaan sekaligus oleh Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) atas terobosan pelayanan kesehatan mental menggunakan metode Ultimate The Source Body, Mind, Soul Emotional Freedom Technique (USEFT).
Penghargaan bergengsi tersebut diserahkan langsung oleh Direktur Operasional MURI, Yusuf Ngadri, kepada Kapolda NTT Irjen Pol Dr. Rudi Darmoko, S.I.K., M.Si., di Mapolda NTT pada Sabtu (4/7/2026). Rekor ini diberikan setelah verifikasi mendalam menunjukkan bahwa Polda NTT berhasil melaksanakan terapi secara seri di 22 satuan kerja dengan total 11.663 peserta, yang terdiri dari personel Polri dan masyarakat umum.
Metode USEFT sendiri dipilih sebagai instrumen utama dalam upaya penguatan psikologis. Yusuf Ngadri menegaskan bahwa capaian ini tidak hanya menjadi kebanggaan nasional, tetapi juga pengakuan atas dedikasi Polri dalam memberikan pelayanan humanis yang melampaui tugas konvensional di bidang keamanan dan ketertiban.
Menanggapi apresiasi tersebut, Kapolda NTT Irjen Pol Dr. Rudi Darmoko menyatakan bahwa penghargaan ini bukanlah target utama. Ia menekankan bahwa inisiatif ini lahir dari kesadaran mendalam akan pentingnya kesehatan mental bagi aparat yang bertugas di lapangan agar mampu melayani masyarakat dengan empati dan profesionalisme tinggi.
"Program ini adalah wujud ikhtiar kami untuk memberikan dampak nyata bagi sesama. Harapannya, anggota Polri tidak hanya mahir dalam menjaga keamanan, tetapi juga menjadi pendengar dan pendukung bagi kesehatan mental masyarakat di lingkungannya," ungkap Kapolda.
Capaian ini menjadi tonggak sejarah bagi kepolisian di Indonesia. Polda NTT kini menjadi pelopor dalam mengintegrasikan dukungan kesehatan mental ke dalam sistem pelayanan kepolisian, memperkuat komitmen institusi dalam menghadirkan perlindungan yang holistik bagi seluruh lapisan masyarakat.